Kamis, 21 November 2013

Jogjakarta Punya Cerita



Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu . .


Masih seperti dulu . .

Tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna . .

Terhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luangkan waktu . .

Nikmati bersama suasana Jogja . .

- Kla project - Jogjakarta -




November 2012, Jogja menjadi salah satu pilihan wisata saya bersama teman-teman yang baru saya kenal waktu itu. Mereka adalah sekelompok anggota Paskibraka di sekolahnya yang sampai sekarang masih suka kumpul-kumpul bareng, jadi, sahabat :) .

Berangkat dari Jakarta, tepatnya dari stasiun senen jam 8 malam. Di tempat itu menjadi awal pertemuan kami. Mereka baik, asik-asik, lucu-lucu. Perjalanan Jakarta-Jogja dengan kereta api memelukan waktu kira-kira.... 10 Jam. Karena berangkat malam jadi waktu di perjalanan di habiskan dengan tiduuurrr... 


Tepat jam 7 pagi kita semua sampai di Stasiun Lempuyangan, Jogjakarta. Kita langsung menuju mobil yang sudah kita sewa untuk transportasi kita selama di Jogja 2 hari itu. BELOM MANDI yang jelas karena di kereta gak bisa mandi. Karena perut kita lebih banyak berteriak di banding bau badan kita, ya jadi kita memutuskan untuk cari makan. Nah! mumpung kita di lagi di jogja, jadi kita cari makan emm.... Nasi Padang o_O ??? ( hahah murmer itu)





Setelah perut kita bilang "calm down" kita langsung berseluncur buat jalan-jalan. Tujuan utama itu ke Air Terjun Sri Gethuk dengan kondisi seperti yang sama yaitu BELOM MANDI hahah




















Gak tau kenapa, mungkin habis ujan atau sungai memang lagi gak bagus, air sungainya coklat seperti susu milo. Tapi tetep seru nyebrang sungai naik getek sambil ketakukan karena takut tenggelem.





Puas main-main air , habis itu kita mau main air lagi. Tujuan ke dua jalan-jalan kita yaitu ke Gua pindul.

Gua Pindul, adalah sungai bawah tanah yang ada di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, Jogjakarta. Di gua pindul ini kita akan diajak menyusuri sungai di gelapnya gua kira-kira panjangnya 300 m menggunakan ban pelampung. Di arahkan dan di bimbing oleh salah satu pemandu wisata, peraturan dari pemandu harus dituruti, tidak boleh berbicara sembarangan, merusak kawasan gua, tidak boleh turun dari pelampung sebelum ada perintah, dll, dan hal utama sabelum melakukan petualangan sungai dalam gua ini adalah.... BERDOA. Dan hal yang keduanya yang harus kita lakukan yaitu FOTO-FOTO (teteeep) 





Sambil memasuki gua sang pemandu menceritakan asal-usul gua pindul dan apa saja yang ada di dalamnya. Mulai memasuki gua dengan pencahayaan minim, beriringan, saling perpegangan satu sama lain, dan di sambut dengan kelelawar yang bergelantungan di langit-langit gua. Pencahayaan dalam gua hanya bersumber dari 'Head Lamp' nya si pemandu, jadi suasana dalam gua itu benar-benar serem, ngambang di atas air cuma pake ban, gelap-gelapan di gua, sambil di temani kelelawar hitam! huaaaa.. untung saya ada di barisan depan bareng pak pemandu. 









Karena pada saat masuk gua bukan hanya rombongan saya saja, tapi ada beberapa rombongan lain ada di belakang dan depan, jadi suasana dalam gua pada waktu itu gelap-gelap rame! hahha.




Di gua ini terdapat beberapa batu-batu cantik seperti batu kristal,stalaktit dan stalagmit yang indah. Berdasarkan informasi bapak pemandu, Gua Pindul ini terbagi atas 3 bagian, yaitu zona terang, remang dan gelap . Pada bagian zona gelap ini kedalaman mencapai 7 meter.  Di bagian terakir gua ada kolam besar, air di bagian ini hangat dan ruangan dalam gua bagian ini sudah terang karena ada lubang besar di atap gua sehingga sinar matahari dapat masuk melalui lubang tersebut sehingga menerangi sisi gua. Wisatawan di perbolehkan turun dari ban dan berenag di kolam ini. Sampai di luar gua kita bebas berenang , ada yang terjun dari atas pohon juga. seru seru seru!!


Sumber foto : Google


Pulang dari gua pindul, bersih-bersih, menuju penginapan. Sebelum ke penginapan, cari-cari makan malam. Berhenti di salah satu rumah makan, masih di daerah Gunung Kidul. Yang berbeda dari rumah makan ini adalah pemandangannya. Di rumah makan ini, sambil makan kita bisa melihat gemerlapnya lampu-lampu yang ada di kota Jogja, karna rumah makan tersebut terletak di daerah yang lebih tinggi dari kota Jogja. Biasanya di sebut juga dengan Bukit Bintang. Indah banget! Romantis! u,u 


Sumber Foto : Google
Besoknya, karena hari terakhir kita di Jogja jadi acara berikutnya adalah beli oleh-oleh . Ke Malioboro pastinya. Belanja Belanja Belanja Belanja... Cape!! Setelah selesai, kita menuju Stasiun, Trus pulang deh ke Jakarta. Alhamdulillah Seneng nya masih di kasih sehat, masih bisa jalan-jalan, ketemu temen-temen baru, Nikmat :)


Sumber Foto : Di ambil dari di salah satu Blog lain



Ambil lah salah satu kenangan dalam perjalanan mu,

simpan dalam benak mu,

dan kau akan tahu betapa berharganya waktu mu,

karna setiap perjalanan pasti akan berakhir . 
-aples-

Rabu, 16 Oktober 2013

Gabung Mulung Tidung 3 (GMT3)

"DICARI… 1500 jiwa dengan jutaan ide, aksi dan KEPEDULIAN!"

hahaha...  kira-kira satu tahun yang lalu,di akhir bulan September, tim kaki gatel mencari orang-orang yang mau berpartisipasi membersihkan sampah alias mulung sampah di pulang tidung.  Gak cuma bersih-bersih pantai, disana kita juga ikut menyumbangkan buku bacaan, komputer, meja belajar, alat tulis menulis dan lain-lain. Semacam Charity event gitu deh. satu orang peserta wajib menyumbangkan 1 buku, nah kalau 1500 orang itu artinya ada 1500 buku yang di sumbangkan! O_o . Semoga buku nya bermanfaat yaa. Tau Acara ini dari salah satu teman SMP yang udah lama banget baru ketemu lagi. Ditemani dua orang temannya, kita berempat berangkat pagi-pagi buta! kumpul di pasar mampang. Pokoknya kalah deh sama berkokoknya ayam tetangga, duluan kita bangunnya, malah kita yang bangunin ayamnya biar berkokok. HAHA.. 


Para Pemulung Cantik


Tujuan pertama kumpul di Pelabuhan Bahtera Jaya,sebelumnya kita kumpul di stasiun kota. Disana udh ada bis yang siap buat anter kita ke pelabuhan.Sampai di Pelabuhan mendaftar ke Team Leader. Kita terdaftar jadi team 3  trus ketemu banyak temen baru yang asik asik!

Team 3 GMT3

foto by : mas asis
Semua dapet kaos + soufenir gitu deh , lalu para rombongan menuju ke kapal untuk ke pulau tidung. Diperlukan waktu 3 jam dari pelabuhan untuk sampai ke Pulau Tidung. Mabok laut, pusing, mual, ngantuk, capek,panas,geraaah, lapeeer, semunya terbayar ketika sampai di pulau tidung. Sampai tidung kita di sambut  marawis gitu sama warga. di kasih sambutan selamat datang gitu :3 Air lautnya jernih gitu, ijo-ijo biru tosca gitu,bersih gitu, ikan-ikan kecil nya keliatan gitu dari atas sambil teriak-teriak  "goreng aku! goreng aku!!" hahhaha nyaaam..


Sampe sana, cari-cari homestay, makan,solat,istirahat sebentar, langsung kumpul lagi semua buat "mulung sampah!" 
foto by : mas asis




selesai mulung sampah dan foto-foto, bibir kering pecah-pecah, kulit hitaaaam karna panas, rambut bau matahari, baju bau keringet, kaki keriput karna kelamaan main di air laut. Kita sempet tanya ke ahli, kalau seperti itu biasanya adalah tanda-tanda orang butuh es kelapa muda. Nah! akhirnya kita berempat + 2 temen baru = 6 orang, memutuskan untuk mencari es kelapa muda. Karna kita semua gak ada yang bisa manjat pohon kelapa, kita akhirnya memutuskan untuk beli es kelapa di tukang es kelapa. suegeeeer!!! ya walaupun es kelapa bercampur sedikit pasir-pasir pantai, tapi tak apalah. Tetap nikmat kalo diminum bareng temen-temen. Dan foto-fotonya tetep gak lupa.

2 orang teman baru





acara selanjutnya bebas, selesai minum es kelapa kita kembali ke homestay. mandi, makan, solat istirahat, malemnya ada acara hiburan gitu . Ada tarian adat dari anak-anak kep. Tidung , pembagian doorprize, banyak deh. Sampai tengah malem gitu acaranya.
 Besok paginya masih lanjut nih seneng-senengnya. semua tim disuruh bikin yel-yel dan ujuk gigi di depan tim lainnya. Yang udah nunjukin yel-yelnya baru deh boleh ikut snorkling.Dan untuk pertama kalinya saya ikut snorkling haha... norak + nekat karna saya gak bisa berenang :') (untung ada pelampung). 




foto by : mas asis
(kok foto kau tak ada put?)
kan aku yang fotoin mereka

(Kenapa kau yang fotoin, kamu tak ikut foto di air?)
aku sudah coba berenang, tapi aku panik dan kelelep, tak mau aku coba-coba lagi

PS: JANGAN SOK IKUT-IKUT SNORKLING KALO GAK BISA BERENANG -_-"


Lanjut! abis basah-basahan lanjut kita main basahan yang berikutnya, kita main banana boat, donat boat, ketawa-ketawa, panas-panasan, loncat-loncatan, teriak-teriakan serulah pokoknya, masalah kerjaan, tugas kuliah, lupa semuanya. hahaha.. udah puas main, laper lah perut kita. Cari makaaaan. pesen ikan bakar, bakso, mi rebus, es klapa, otak-otak. puas lah pokonya hari itu. Nikmat, Nikmat, Alhamdulillah :)

Tapi ada satu tempat yang belom sempet kita datengin, Jembatan cinta. udah di datengin si, cuma kita berempat belom sempet lompat dari jembatan itu. Konon katanya kalo ada orang yang lompat beberapa kali (lupa berapa kalinya) dari jembatan itu bakalan dapet jodoh. "Ah tapi kenyataannya saya gak ikut lompat ajah pulang dari tidung langsung dapet pasangan" (eh itu cerita lain hihihi)

haaaah Alhamdulillah, yaaa pokoknya nikmatin semua yang kamu punya selagi itu semua masih kamu milikin, jangan mengeluh, tetap bersyukur, berdoa, tetep inget juga kalo semua yang kamu milikin di dunia ini hanya sementara.

foto by : Mas Asis

"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
Semangat! :) 

Senin, 28 Januari 2013

Mudik 2012 - Klayar Beach


Salam :)


 Postingan kali ini menceritakan tentang perjalanan liburan kedua di Wonogiri. Alhamdulillah semua keluarga masih di kasih sehat, jadi liburan kali ini full of time with my family!! ihiiiyy.... kali ini kita berseluncur masih di daerah Pacitan. 

Terletak kurang lebih 45 km sebelah barat Pacitan dan dapat dicapai dengan sepeda motor ataupun mobil. 
YUP! Pantai Klayar.. Untuk sampai ke pantai tersebut harus melewati Perjalanan berkelok-kelok, curam, sempit. Pantai ini letaknya tersembunyi, namun eksotiknya pantai dengan putih pasirnya yang 
bertebaran dan tebing-tebing indah membayar semua kelelahan untuk sampai ke pantai ini. (haaseek) untuk masuk ke pantai per orang di kenakan biaya Rp 3500,. doang! (waduh masih mahalan harga  slurpee 7/11 hahahha)  muraaah yakaaaan? 

here is the place! (jeng jeng jeng) :



sisi kanan pantai klayar






pakde, bude, para tante dan  para keponakan  heheh


Pantai ini masih sepi pengunjung, mungkin karna letaknya yang nyempil, pelosok, jauh pula, curam pula jalannya. Menurut saya si pantai ini gak cocok buat anak-anak, soalnya ombaknya tinggi-tinggi, pantainya juga curam. Apalagi di sisi kiri pantai. Nah, kalo di sisi kiri pantai itu ada batu-batu karang. Ada yang bilang batu  itu seperti Spinx di Mesir. Bentuknya unik. Lebih unik lagi karna batu ini di ukir oleh air laut yang mengikis batu itu sendiri alias abrasi (eh bener gak si?) yaa begitulah pokoknya. 


with priska :)
sumber : google


  Di balik tebing atau batu itu juga ada yang namanya Seruling Laut. Kata si pak penjaga pantai,  sudah ada 11 orang yang kesedot diseruling itu dan meninggal, innalillahi.. sereeemmmm... tapi penasaran mau liat! nekatlah kita manjat tebing dan ngintip ada apa sih??? dan ternyanta wiih fabulous! fabulous!



Seruling laut









Sabtu, 26 Januari 2013

Mudik Lebaran 2012

  Lebaran tahun kemarin adalah lebaran kedua tanpa 'si mbah' . Tujuan mudik yang pertama adalah silaturahmi lalu ziarah dan sisanya JALAN-JALAN! hihi...

  Dimulai dari perjalanan pergi. Seperti biasa kalo mudik itu identik dengaaaaaan m a c e t! yup!MUACET. Hal yang paling nyebelin. Tapi kalo kata si bapak "Mudik itu seni nya ya di macet-macetan ini, bisa minum es kelapa muda di jalan" *lah? es kelapa juga banyak kali di deket rumah, alasan!* Mungkin cuma mau menghibur kali yaaa maksudnya. Pas macet-macetan gini tiba-tiba nemuin kejadian  lucuk! ada orang mudik naik bajaj. rempong banget hahaha



  2 hari perjalanan buat sampe ke Wonogiri, Solo. Sampai disana pas banget Lebaran. Solat ied, masak ketupat, kumpul-kumpul sama keluarga, terus ziarah ke makan mbah.

  Hari ke-3 abis lebaran, kaki udah mulai gatel pengen jalan-jalan, nah! muncul lah ide kita buat pergi ke Goa Gong. Berlokasi di desa Bomo, kecamatan Punung, kabupaten Pacitan, sekitar 30 km dari pusat kota Pacitan. Dinamakan Goa Gong karna konon katanya suka terdengar bunyi gong di dalam goa (hiiiiiii....) . Begitu   masuk pintu gerbang utama, kita masih harus menanjak anak tangga kira2 yaaaa.. emm.. 3 km kali ya. pokoknya masih jauh lah dari gerbang. tapi semua itu kebayar ketika kita sampai di dalam gua, pemandangan stalaktit dan stalakmit yang di sinari lampu-lampu sangat menakjubkan! kita gak perlu takut gelap karna di dalam gua banyak penerangan dan sudah ada anak tangganya.

indah, eksotis, namun mistis

bergaya dengan kamera seadanya hihi..

walaupun gak keliatan mukanya tetep bergaya, asik!
coba ajah kameranya yang bagusan dikit yaa, pasti hasil fotonya akan seperti ini :

Subhanallah

anak tangga di buat untuk mempermudah pejalan

cahaya lampu menciptakan kesan mistis




Salam Perkenalan

Assalamualaikum,

holaa. perkenalkan saya Putri atau bisa juga di panggil Aples.  Ayamkate2.blogspot.com adalah blog ke-2 saya. Sebelumnya pernah bikin blog juga ,tapi udah kadaluarsa hahaha (siapa yang nanya ya?) . yaa ini hanya iseng-iseng belaka. Sekedar berbagi pengalaman. Semoga bermanfaat bagi para pembaca yaaa.

Salam,
Putri